PRABUMULIH, BS.ID - Akibat gangguan sistem e-Tiket pendaftaran dari pusat, dimana puluhan pasien yang hendak Divaksin Sinovac Virus Corona Disease (Covid-19), hari ini, tahap pertama di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Delinom Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan gagal divaksin.
Terlebih lagi puluhan pasien yang gagal hendak disuntik Vaksin Sinovac Covid-19 pagi tadi tersebut adalah berasal pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol) dan berapa wartawan bertugas di kota.
Kepala Puskesmas Delinom Karang Raja, Nofri Nain ST, MSi tak menampik gangguan sistem E-Tiket Pendaftaran Vaksin Sinovac Covid-19 yang jadwalnya hari ini link-nya sulit dibuka petugas.
"Pas pasien atau peserta pertama sudah bisa dibuka petugas kita, namun sebaliknya tiba-tiba link tak bisa dibuka lagi," ujarnya ketika dibincangi media ini, Selasa (6/4/2021) disela-sela kegiatan tersebut.
Terpaksa, lanjut Nain begitu sapaan akrabnya, vaksin bagi peserta yang sudah mendaftarkan diri kemaja pertama petugas hari ini ditunda pihaknya sampai besok.
"Ganguan ini memang semata-mata dari website Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kita. Oleh karena itu kita mengharapkan agar mereka (pasien, red) kita untuk datang lagi keesokan pagi harinya," pesannya.
Ia menambahkan, sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah pusat dalam hal ini yakni Kementrian Kesehatan RI telah merubah jadwal pasien yang sudah divaksin tahap pertama, dan melanjuti ketahap kedua selama 28 hari kedepannya.
"Yang mana sebelumnya tahap pertama buat melanjutkan ketahap kedua ditetapkan selama 14 hari. Tapi sekarang tidak lagi, berdasarkan edaran pemerintah berubah menjadi 28 hari usai divaksin tahap pertama tersebut," imbuhnya lelaki berbadan besar dan berkulit sawo matang itu.
"Artinya, sekitar 3 atau 4 Mei mendatang barulah vaksin kedua kami lakukan setelah vaksin pertama pasien hari ini kalau tak ada gangguan tadinya," jelas dia pemberitahuan terkait suntik vaksin kedua tersebut tentu diterima pasien lewat SMS dihand phone (HP) milik mereka masing-masing nantinya dari petugas.
Tak jauh berbeda diungkapkan Indah, salah satu petugas Pendaftaran Vaksin Sinovac Covid-19 mengakui target dari pihaknya warga akan divaksin hari ini sesuai dengan jadwal sebanyak 50 peserta.
"Namun sangat disayangkan aplikasi pendaftaran pasien dengan pendataan administrasi bermodalkan kartu tanda penduduk itu sulit dibuka alias gangguan sistemnya," tukas wanita berjilbab itu.
Bagi peserta yang hendak divaksin tersebut haruslah diperiksa kesehatan dari petugas yang ada. Dan, apabila ditemukan pasien yang mengalami riwayat penyakit seperti diabetes, darah tinggi, jantung dan paru-paru, terpaksa suntik seorang pasien tersebut ditunda dulu.
"Nah, kalau sudah mendapatkan surat keterangan dari rumah sakit terkait dia (pasien) diperbolehkan buat divaksin, ya tentu hal itu wajib kami lakukan vaksin bagi pasien bersangkutan tersebut," bebernya.
"Artinya, kami petugas tidak mau ambil reziko jikalau ditemukan ada pasien kesehatannya kurang memadai dalam ikutan program ini," pungkasnya seraya menyebutkan hingga sejauh ini belum ditemukan pasien/peserta bermasalah menyangkut kesehatan mereka demi mengikuti program pemerintah dalam hal memutuskan mata rantai wabah Covid-19 di Bumi Seinggok Sepemunyian ini. (Tion)
Posting Komentar
0Komentar