Terkait Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya, Aktivis Muara Enim Sambangi KPK

Redaksi BS
By -
0

MUARA ENIM, BS.ID - Nama seorang Dony Aryanto (40), salah seorag aktivis yang kritis di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) ini tentunya sudah tidak asing lagi dikalangan jagad publik Muara Enim dan umumnya Sumatera Selatan.

Dimana sebelumnya ia bersama rekan-rekan mengkritisi kebijakan  pemerintah yang dinilai tak sesuai harapan rakyat tersebut, serta perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Muara Enim atas kebijakan sosial yang menurut Dony Ariyanto CS dinilai juga sebaliknya tidak merakyat itu. 

Nah, kini kembali sosok seorang Dony Ariyanto bersama rekan kembali membuat kritikan pedas yang kali ini tidak tanggung- tanggung ia dan rekan-rekan mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK ) Pusat.  

Terlebih, awak media yang bertugas di Kabupaten Muara Enim merasa penasaran dengan sosok seorang Dony Ariyanto CS yang justru kali ini mendatangi Gedung KPK yang bagi kalangan dinilai bahwa lembaga KPK itu momok bagi orang-orang rakus serta momok juga sebaliknya bagi individu oknum pejabat berhati korup. 

Saat dikonfirmasi melalui via handphone (HP) selulernya kepada media ini kenapa ia dan rekan ke gedung KPK Pusat tersebut, Dony Aryanto, menegaskan benar adanya ia bersama rekan ke Gedung KPK guna untuk mempertanyakan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang pada Tahun 2021, lalu.
"Benar kita ke gedung KPK mendesak agar kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang yang kini sudah masuk sidang tersebut nantinya diharapkan diusut tuntas sampai ke akar-akarnya," tegas Dony kepada media ini, Rabu (23/03/2022).

Dikatakan Dony, desakan pihaknya ke Gedung KPK agar kasus dugaan korupsi yang merugikan uang negara puluhan milyar pembangunan proyek Masjid Sriwijaya Palembang itu diharapkan jangan ada indikasi tebang pilih dalam memeriksa serta mengembangkan dugaan kasus korupsi saat era Gubernur Alex Noerdin tersebut.
"Ya, tidak ada kami membawa berkas kasus yang ada di Muara Enim, namun ini murni mendesak KPK terkait kasus dugaan korupsi Masjid Sriwijaya Palembang, namun tidak menutup kemungkinan bisa saja jika ada indikasi dugaan kasus korupsi di Bumi Serasan Sekundang, pihaknya tidak segan-segan melaporkannya," ungkap Dony Aryanto didampingi para aktivis Muara Enim lainya itu.

Ditambahkan Dony, jika desakan pihaknya untuk untuk memeriksa kasus dugaan korupsi Masjid Sriwijaya yang diduga berjamaah itu tidak mendapatkan tanggapan maupun respon cepat tersebut, tentunya jangan salahkan jika ia bersama rekan mengadakan aksi ke Gedung KPK dengan jumlah masa yang besar. 
"Ada yang kami desak di Gedung KPK agar tidak luput untuk diperiksa yang diduga ikut andil berkorupsi jamaah proyek Masjid Sriwijaya itu. Nah, kita mendesak agar mantan Sekda Pemprov Sumsel juga diperiksa KPK karena diduga ikut terlibat proyek Masjid Sriwijaya itu," tutup Dony Ariyanto, yang belum menyebutkan nama Eks Sekda kota Palembang yang dilaporkannya itu. (Junai)
Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)