PRABUMULIH, BS.ID - Kota Prabumulih menjadi salah satu penerima penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Itu hal karena capaian indeks Monitoring Centre For Provention (MCP) untuk Pemerintah Kota Prabumulih tertinggi di Sumatera Selatan (Sumsel).
Pemberian penghargaan itu juga bentuk apresiasi KPK terhadap upaya optimalisasi APIP.
Hal itu dibenarkan Walikota (Wako), Ir, H Ridho Yahya MM ketika dikonfirmasi awak media, apalagi penghargaan ini diberikan kepada 17 kabupaten/kota pencapaian MCP KPK-nya tertinggi, dan Prabumulih nomor satu di Sumsel indeks MCP KPK.
"Penghargaan ini diraih berkat kerja keras seluruh Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) patuh terhadap pedoman ditetapkan KPK, dimotori Pak Wawako dan Sekda,” ujar Ridho sapaan akrabnya, Jumat (20/5/2022).
Diakui Suami Ir, Hj Suryanti Ngesti Rahayuni ini, secara administratif berupaya patuh terhadap ketentuan KPK. Tinggal lagi, sudutnya dilapangan.
“Kita berharap dilapangan sejajar antara administrasi dan dilapangan,” tukas ayah tiga anak ini.
Makanya, kata pria Ogan Ilir (OI), jika terjadi sesuatu agak menyimpang hendaknya diingatkan dan dibenahi. Dan, jangan langsung melakukan penindakan.
“Demikian juga kejari, jika ada agak menyimpang meminta pak kejari mengingat juga membenahi dan jangan langsung melakukan penindakan,” ujar wako dua periode ini.
Apalagi, kata dia, kajari lama di KPK setidaknya bisa memberikan bimbingan kepada pejabat pemkot apa boleh dilakukan atau tidak.
“Hal itu jelas sangat membantu pemkot demi mewujudkan pemerintahan bersih dan juga transparan,” terang orang nomor satu di Bumi Seinggok Sepemunyian itu (Tion)
Posting Komentar
0Komentar